Minggu, 02 Agustus 2020
MODUL BANGUNAN SEHAT
PEDOMAN UMUM RENCANA TATA BANGUNAN DAN LINGKUNGAN
Gambar teknik dan spesifikasi teknis
Baik dan buruk konstruksi rumah
Buku Saku K3
Menggambar Gedung dengan Auto CAD 2009
Selasa, 28 Juli 2020
PPKn Kelas X
- Berpikir secara rasional, kritis, kreatif, dan etis serta memiliki semangat kebangsaan serta cinta tanah air yang dijiwai oleh nilai-nilai Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, semangat Bhinneka Tunggal Ika dan komitmen Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab sebagai anggota masyarakat yang independen, sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
- Berkomitmen dan proaktif dalam berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sesuai karakter bangsa Indonesia.
- Berkembang secara positif dan demokratis dalam mengembangkan konstitusi yang sehat dan dinamis serta memiliki keyakinan, kemauan, kesetiaan, dan kebanggaan serta keteguhan sebagai bangsa Indonesia.
PPKn Kelas XII
Kata Pengantar
MENGGAMBAR JALAN DAN JEMBATAN 1 (TOPOGRAFI)
- Tikungan: Jari-jari tikungan pada pelebaran perkerasan diambil sedemikianrupa sehingga terjamin keamanan dan kenyamanan jalannya kendaraan dan pandangan bebas harus cukup luas.
- Tanjakan: Dalam perencanaan diusahakan agar tanjakan dibuat dengan kelandaian sekecil mungkin.
PPKn Kelas XI
KATA PENGANTAR
- berpikir kritis, rasional dan kreatif dalam menghadapi berbagai masalah kewarganegaraan;
- berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, serta bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara;
- berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan pada karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup secara berdampingan dengan sesama; dan
- berinteraksi dengan bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi
Bahan Ajar Menggambar Interior 3 Dimensi
Menggambar Perangkat Lunak Semester 3
Standar Informasi Dalam Gambar Manual
Gambar Teknik Jalan dan Desain
Modul Menginterpretasikan Gambar Teknik
Sabtu, 25 Juli 2020
Belajar Kewirausahaan Era Milenium & RI 4.O
Persoalan pengangguran di Indonesia pada dasarnya tidak terlepas dari seberapa besar peran pendidikan dalam mencetak lulusan yang umumnya lebih cenderung diarahkan untuk menjadi pencari kerja daripada menciptakan lapangan kerja. Padahal ketimpangan antara ketersedian lapangan kerja dengan pencari kerja sangat tidak seimbang.
Oleh karenanya untuk mengatasi persoalan pengangguran perlu ada suatu kurikulum tambahan mengenai kewirausahaan dalam dunia pendidikan, khususnya pada pendidikan setingkat sekolah menengah atas, kejuruan maupun Aliyah karena pada pendidikan tingkat inilah orientasi anak didik sudah pada dunia kerja. Melalui konsep kurikulum kewirausahaan ini diharapkan anak didik dapat memiliki bekal keterampilan soft skill dan hard skill berwirausaha dengan cara memasukkan muatan kewirausahaan baik secara substansi nilai-nilai kewirausahaan maupun aplikasinya pada setiap proses pembelajaran.
Para siswa sekalian untuk meningkatkan kompetensi dalam bidang kewirausahaan silahkan membaca bahan ajar Pembelajaran Mapel Produktif Berbasis KWU, Kewirausahaan di Era Milenium & RI 4.O, Cerita Baik - D’Tech Engineering, Dari Kampung Taklukkan Dunia.Dan bahan bacaan yang lainnya untuk memperkaya cakrawala berfikir dan berbuat yang terbaik.
Industri Konstruksi 4.0 yang ditandai dengan penggunaan teknologi informasi dalam setiap aspek pekerjaan, termasuk di sektor konstruksi menjadikan keharusan bagi sdm konstruksi untuk menyesuaikan diri. “Hal ini menjadi tantangan buat kita, apakah kita bisa menjadi salah satu pelaku dalam Industri Konstruksi 4.0, atau hanya menjadi penonton saja. Dan untuk itu salah satu yang harus dipersiapkan adalah dengan menjadi spesialis pada bidang tertentu, atau istilahnya terspesialisasi”.
Terdapat tiga pelaku utama pada industry konstruksi 4.0, yaitu penyedia teknologi, penyedia infrastruktur digital, dan pengguna teknologi dan infrastruktur industri 4.0, dengan tanggungjawab dan kewenangan masing-masing. Penerapan teknologi informasi (internet) sejak dari perencanaan, perancangan, penyelenggaraan, pemeliharaan, sampai pembangunan kembali merupakan suatu sistem yang masuk dalam industri konstruksi 4.0, diharapkan akan menciptakan manajemen proyek yang tepat biaya, tepat waktu dan tepat mutu. Termasuk dengan adanya teknologi BIM (Building Information Modeling) yang dibuat secara digital serta mendukung seluruh fase desain, sehingga memungkinkan analisis dan kontrol yang lebih baik dari proses manual.
“Untuk itu semua pihak akan dituntut untuk dapat bekerja secara professional karena tidak bisa lagi kita melakukan pembangunan dengan metode konvensional, yang banyak terjadi kecurangan gambar maupun dimensi-dimensi, dan itulah yang menjadi tantangan kita kedepan”.
Untuk menghadapi revolusi industri 4.0 diperlukan “literasi baru”, yaitu mencakup literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia. Literasi data terkait dengan kemampuan membaca, menganalisis dan membuat konklusi berpikir berdasarkan data dan informasi (big data) yang diperoleh. Literasi teknologi terkait dengan kemampuan memahami cara kerja mesin. Aplikasi teknologi dan bekerja berbasis produk teknologi untuk mendapatkan hasil maksimal. Literasi manusia terkait dengan kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, kreatif dan inovatif.
Selain itu, terdapat beberapa isu revolusi industri 4.0, seperti disrupsi bisnis, Inovasi dan Daya Produksi, ketimpangan, cerdas kelola, keamanan dan konflik, keterpaduan teknologi, etnis dan identitas, efektif dan efisien. Dari isu-isu tersebut kita dituntut untuk dapat selalu dinamis terhdap perubahan, cepat dalam bekerja dan dapat berkomunikasi serta berkolaborasi.
Pemerintah dalam menghadapi era industri konstruksi 4.0 juga membuat beberapa kebijakan, seperti Link And Match Dunia Pendidikan Dengan Dunia Jasa Konstruksi, Penguatan Pendidikan Vokasi dan Kejuruan Skema Pemagangan Berbasis Kebutuhan Dunia Kerja, dan Program Percepatan Sertifikasi Kompetensi.
Selamat belajar dengan kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, kreatif dan inovatif.
Desain Rumah 01.mp4 (Karya Bangun Setyo Mukti, Alumni 2019).
Desain Rumah 02.mp4 (Karya Bangun Setyo Mukti, Alumni 2019).